Drainase Komplek Perumahan BP 7 Tebingtinggi Kumuh

TEBINGTINGGI – Saluran drainase di komplek perumahan BP 7 Lingk.4 Kelurahan Tanjung Marulak Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi hingga kini terkesan kumuh akibat buruknya drainase pembuangan limbah rumah tangga di kawasan tersebut.

 

Menurut sejumlah warga, komplek perumahan yang dibangun Pemko Tebingtinggi melalui kerjasama dengan pihak developer itu sudah tertata dengan rapi, namun sangat disayangkan, saluran drainase primer tidak seluruhnya dibangun sehingga sebahagian komplek perumahan khususnya di lingkungan 4 menjadi kumuh  dan jorok.

 

“Keadaan ini diperburuk lagi  jika turun hujan, air tergenang dan becek dimana-mana, masyarakat disini resah dikarenakan banyaknya nyamuk yang  bisa menimbulkan sakit malaria dan wabah DBD, warga berharap pihak Pemko Tebingtinggi melalui SKPD terkait untuk segera membangun drainase yang sudah bertahun-tahun dibiarkan”, keluh Agus, Aswin Sembiring, M Simarmata dan warga lainnya kepada wartawan.

 

Senada disampaikan kepala lingkungan dan tokoh masyarakat setempat, Khairul Lubis dan M Ridho, ditambahkan bahwa saluran drainase yang tidak terbangun itu sudah lama dikeluhkan warga, padahal sudah beberapa kali diusulkan dan ditinjau oleh dinas terkait, namun pengerjaan proyek saluran drainase hingga kini belum juga dikerjakan, ujar Kepling.

 

Menanggapi hal itu, Plt Dinas Pekerjaan Umum (PU) Tebingtinggi Ir A Bakhri Siregar mengatakan, pembangunan drainase saluran primer di komplek BP7 itu memang sudah lama masuk perencanaan, namun karena keterbatasan biaya pelaksanaan untuk sementara masih ditunda, kemungkinan akan dianggarkan di P.APBD 2017 mendatang”, katanya.

Print Friendly, PDF & Email



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »