Yogurt Jadi Penangkal Diabetes Tipe-2, kok Bisa?

HALAKKITA | JAKARTA – Penyakit diabetes melitus tipe-2 merupakan kelainan metabolik yang ditandai dengan tingginya kadar glukosa darah akibat terjadinya kekurangan dan resistansi insulin.

Jumlah penderita diabates tipe ini pun disebut meningkat tiap tahun, karena gaya hidup serta pola makan yang kurang baik.

Nah, Anda bisa mencegah agar tidak terjangkit masalah ini, tentu dengan pola makan sehat.

Salah satunya, dengan asupan yogurt. Menurut ahli nutrisi Emilia Achmadi, yogurt bisa membantu mencegah datangnya diabetes tipe-2.

Menurut dua, kultur positif harus ada di dalam pecernaan untuk membantu seseorang mencerna hingga memberikan enzim.

Apabila dalam jumlah maksimal, maka sistem pencernaan akan optimal.

Saat pencernaan berfungsi dengan baik, juga ada serat—otomatis akan mengontrol gula darah.

Namun, gaya hidup yang tidak sehat seperti tidak mengontrol konsumsi gula akan merusak kultur tersebut.

“Di situlah peranan yogurt menjadi dominan, karena yogurt akan menyeimbangkan kembali,” kata Emilia kepada Kompas Lifestyle di Jakarta, Kamis (7/12/2017) kemarin.

“Dampak pencegahan (yogurt) dari sisi itu adalah bagaimana tubuh menyerap gula dari yang dihasilkan makanan sehari-hari.”

Harus dipastikan yogurt yang dimakan mengandung minimum 10 juta bakteri per mililiter atau per gram. Lalu, yogurt yang baik juga harus mengandung serat.

“Kombinasi antara serat dan flora positif, protein dalam susu, membantu mengontrol produksi insulin, gula darah, dan diabetes militus itu sendiri,” ungkap Emilia.

 

Teks/Foto: Kompas.com

Print Friendly, PDF & Email



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »