Modal Berkembang dari Rp 25 M Jadi Rp 28 M Walikota Apresiasi Kopdit PNS Tebingtinggi

HALAKKITA | TEBINGTINGGI – Walikota Tebingtinggi H Umar Zunaidi Hasibuan mengucapkan selamat sekaligus mengapresiasi keberadaan Koperasi Kredit Pegawai Negeri Sipil (Kopdit PNS) Tebingtinggi yang memiliki perkembangan cukup fenomenal, dimana jumlah modal yang dimiliki pada tahun buku 2016 sebesar Rp 25 miliar, saat ini di tahun buku 2017 mampu berkembang menjadi Rp 28 miliar.

“Perkembangan koperasi ini cukup fenomenal dan luar biasa, ini merupakan sebuah peningkatan yang cukup baik karena kerja keras dari semua pengurus serta pengawasan dari pada badan pengawas kopdit,” kata Umar Zunaidi Hasibuan saat membuka Rapat Anggota Tahunan (RAT) Kopdit PNS Tahun Buku 2017, Jum’at (16/3/2018), di Gedung Hj Sawiyah Jalan Sutomo kota setempat.

Umar Zunaidi yang juga dewan penasehat Kopdit PNS Kota Tebingtinggi mengatakan, diantara banyak koperasi di kota itu, Kopdit PNS inilah yang tetap eksis bertahan dan bisa memberikan saldo yang bisa diberikan kepada anggotanya. “Karena biasanya koperasi itu selalu anggota menderita sedangkan pengurus berpoya-poya, tetapi kali ini tidak seperti itu,” ujarnya.

Selain itu, Umar juga mengungkapkan ternyata kopdit ini bisa memberikan jasa yang lebih besar kepada anggotanya dibandingkan perbankan, yakni sekitar 12 % pertahun. Oleh karena itu, Kopdit PNS ini menurut Umar, ada bukan mencari permasalahan tetapi memberikan solusi bagi anggota khususnya para PNS, karena pada hakikatnya koperasi merupakan ‘dari anggota dan untuk anggota’.

Pada kesempatan itu, Umar mengajak para peserta RAT Kopdit PNS TB 2017 ini sebagai momentum untuk memikirkan kedepan tentang program apa saja yang bisa dilakukan oleh koperasi. “Para pengurus Kopdit PNS harus memiki kreatifitas dan inovasi dengan tujuan untuk mensejahterakan anggotanya dan juga untuk memberikan profit (keuntungan) bagi anggotanya. Ini merupakan langkah-langkah baik yang harus terus didukung oleh seluruh anggota,” imbuh walikota.

Terakhir, Umar selaku dewan penasehat koperasi mengaku sangat mendukung apabila saldo yang ada tidak semua dibagikan tetapi sebahagiannya digunakan untuk penambahan modal bagi koperasi (revenue). “Karena memperkuat modal itu perlu, kita bisa lihat koperasi ini berjalan dengan baik, maju, berkembang, transparan, terbuka dan memiliki keuntungan bila modal dan anggotanya terus bertambah,” saran Umar Zunaidi Hasibuan.muslem

Print Friendly, PDF & Email



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »